Jum'at, 6 September 2013 08:06 wib
Philipp Lahm (Foto: Getty)
MUNICH– Kapten Timnas Jerman, Philipp Lahm, mengatakan, mendekatkan peluang Die Mannschaft ke Piala Dunia 2014 jauh lebih penting daripada mencatatkan caps ke-100 bersama Jerman.
Saat laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup C antara Jerman kontra Austria pada Sabtu (7/9/2013) dini hari WIB, Lahm akan menjalani pertandingan ke-100 bersama Der Panzer. Bek sayap berusia 29 tahun ini bersikeras dirinya hanya memikirkan mengambil tiga poin dari Austria sebagai hal yang terpenting.
"Caps ke-100 saya adalah masalah kecil, hal yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingan," tegas Lahm, sebagaimana dilansir Goal, Jumat (6/9/2013).
Jerman saat ini masih memuncaki Grup C dengan mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan. Mereka memimpin lima poin dari Austria, Swedia, dan Republik Irlandia dan masing-masing mengumpulkan 11 poin. Tim asuhan Joachim Low ini hanya membutuhkan enam poin lagi untuk menjamin tempatnya di Brasil musim panas tahun depan.
Masih terkait caps ke-100, Lahm memuji Rudi Voller ketika masih menjabat sebagai pelatih Timnas Jerman, yang kala itu berani memanggil dia untuk melakoni debut bersama Der Panzer. Saat itu, Jerman menghadapi Kroasia pada tahun 2004 dan Lahm masih berusia 20 tahun.
"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Rudi Voller, karena saya begitu muda ketika pertama kali dipanggil, saya masih pemain amatir tujuh bulan sebelum dipanggil Timnas Jerman," tandasnya.
Saat laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup C antara Jerman kontra Austria pada Sabtu (7/9/2013) dini hari WIB, Lahm akan menjalani pertandingan ke-100 bersama Der Panzer. Bek sayap berusia 29 tahun ini bersikeras dirinya hanya memikirkan mengambil tiga poin dari Austria sebagai hal yang terpenting.
"Caps ke-100 saya adalah masalah kecil, hal yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingan," tegas Lahm, sebagaimana dilansir Goal, Jumat (6/9/2013).
Jerman saat ini masih memuncaki Grup C dengan mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan. Mereka memimpin lima poin dari Austria, Swedia, dan Republik Irlandia dan masing-masing mengumpulkan 11 poin. Tim asuhan Joachim Low ini hanya membutuhkan enam poin lagi untuk menjamin tempatnya di Brasil musim panas tahun depan.
Masih terkait caps ke-100, Lahm memuji Rudi Voller ketika masih menjabat sebagai pelatih Timnas Jerman, yang kala itu berani memanggil dia untuk melakoni debut bersama Der Panzer. Saat itu, Jerman menghadapi Kroasia pada tahun 2004 dan Lahm masih berusia 20 tahun.
"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Rudi Voller, karena saya begitu muda ketika pertama kali dipanggil, saya masih pemain amatir tujuh bulan sebelum dipanggil Timnas Jerman," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar